Pengantar komunikasi

Rabu, 7 Oktober 2020
Mata kuliah: ilmu komunikasi
Ayu Dwi Lestari
1940310009
MD A3
Pertemuan ke 1

Pengantar Komunikasi

Sejarah komunikasi
Perkembangan ilmu komunikasi dibagi menjadi empat tahapan. Pertama yaitu tradisi retorik yang berawal pada masa yunani kuno.  Kedua, tahun 1990 sampai perang dunia kedua sebagai periode pertumbuhan ilmu komunikasi. Ketiga, periode konsilidasi. Keempat, periode teknologi dari tahun 1960-an sampai sekarang.
Ilmu komunikasi terlahir sebagai pengetahuan dan seni bicara secara lisan dan tatap muka dalam konteks publik. Kemudian berkembang melalui media massa. Di amerika istilah ini dikenal dengan sebutan communication science atau ilmu komunikasi.
Komunikasi menurut Hoben yaitu pertukaran pikiran atau gagasan secara verbal. Sedangkan menurut Deddy Mulyana, Ilmu komunikasi memiliki posisi yang peting dalam perkembangan peradaban dan kemajuan teknologi manusia oleh tiga alasan, yaitu:
1. Komunikasi sebagai ilmu. Yaitu ketika seseorang dengan seseorang atau kelompok yang saling berinteraksi yang kemudian saling mendapatkan informasi yang akan menambah ilmu dan wawasan. 
3. Komunikasi sebagai penelitian. Dengan berkomunikasi kita dapat meneliti apa yang ingin kita teiti. Seperti saat mengadakan penelitian yang membutuhkan narasumber, pasti dibutuhkan komunikasi untuk mendapat informasi. 
3. Komunikasi sebagai keterampilan komunikasi mengacu pada kemampuan berkomunikasi secara efektif.  Yaitu berfikir dengan jernih sebelum berbicara. 

Karakteristik komunikasi
1. Sebagai proses. Serangkaian tindakan yang terjadi secara berurutan dalam tahapannya.
2. Upaya yang disengaja serta mempunyai tujuan.
3. Menuntut adanya partisipasi dan kerjasama dari pelaku yang terlibat.
4. Bersifat simbolis.
5. Bersifat transaksional. Proses berkesinambungan yang terus menerus baik dalam pengiriman atau menerima pesan. Seperti komunikasi antar penjual dan pembeli. 
6. Menembus ruang dan waktu. Menembus ruang yaitu komunikasi dapat dilakukan dimana saja dan kemana saja. Menembus waktu yaitu hasil pertukaran informasi terdapat jejak yang dapat diakses kapan saja. Contohnya komunikasi sekarang menggunakan media sosial seperti whattsapp.
Tujuan dari komunikasi ialah menerima pesan yang dapat dimengerti dan memahami pesan yang disampaikan oleh pemberi pesan. Tingkatan dalam proses komunikasi yaitu:
1. Komunikasi intra-pribadi.
2. Komunikasi antar-pribadi.
3. Komunikasi dalam kelompok.
4. komunikasi antar kelompok.
5. Komunikasi organisasi.
6. Komunikasi dengan masyarakat secara luas.
Tujuan dari adanya enam tingkatan tersebut yaitu untuk membedakan bagaimana cara kita berkomunikasi, dengan siapa dan menggunakan media apa dalam berkomunikasi.
Komunikasi juga dapat dilakukan oleh satu arah tanpa adanya feedback. Contohnya saat kultum sholat jum’at dan saat melihat media seperti televisi dan radio. Hal ini masih dinamakan komunikasi karena dapat memberi informasi.