komunikasi antarpribadi

Nama: Ayu Dwi Lestari
Nim: 1940310009
Kelas: A3 MD
Makul: ilmu komunikasi
Persentasi ke-5

KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI


Menurut joseph A. Devito: proses pengiriman dan penerimaan pesan-pesan antara dua orang atau diantara sekelompok kecil orang-orang dengan beberapa efek dan umpan balik seketika. Sedangkan menurut Widjaya yaitu proses pengiriman dan penerimaan pesan diantara dua orang dengan berbagi efek dan umpan balik.

Teori komunikasi antarpribadi ada enam, yaitu:
1. Aprehensi Komunikasi: yaitu kondisi seseorang mengetahui dengan sadar bahwa dirinya memiliki rasa khawatir dan ketakutan selama berkomunikasi.
2. Self Disclosure: yaitu kondisi individu yang berani membuka diri dan menyatakan informasi tentang dirinya.
3. Penilaian Sosial: penilaian sosial terdapat dua aspek yaitu kontras (menghantarkan kepada polarisasi ide) dan asimilasi (menunjukkan kekeliruan dalam melakukan penilaian yang bertentangan).
4. Penetrasi Sosial:  teori ini menyatakan kedekatan antar pribadi itu berlangsung secara bertahap.
5. Pengurangan Ketidakpastian: teori ini menjelaskan bagaimana manusia menggali pengetahuan tentang lawan bicaranya.
6. Dialetika Relasional: teori ini menganggap dalam berkomunikasi mungkin terdapat tarikan konflik.

Tujuan komunikasi antar pribadi: 
1. Mengenal diri sendiri dan orang lain.
2.Menegtahui dunia luar.
3.Menciptakan dan memelihara hubungan.
4.Mengubah sikap dan perilaku.
5. Membantu orang lain.

Karakteristik komunikasi antar pribadi:
1. Komunikasi pribadi dimulai dari diri sendiri (self).
2. Komunikasi antarpribadi bersifat transaksional.
3. Komunikasi antarpribadi mencakup aspek-aspek isi pesan dan hubungan antarpribadi
4. Komunikasi antarpribadi mensyaratkan adanya kedekatan fisik
5. Komunikasi antarpribadi melibatkan pihak-pihak yang saling tergantung satu dengan lainnya
6. Komunikasi antarpribadi tidak dapat diubah maupun diulang.

Ciri-ciri komunikasi antar pribadi:
1. Keterbukaan. Menanggapi informasi dengan hati yang gembira dan terbuka dalam berkomunikasi.
2. Empati. Situasi dimana komunikan turut merasakan apa yang dirasakan orang lain.
3. Dukungan. Terbuka untuk mendukung komunikasi yang efektif.
4. Rasa positif. Perasaan yang mendorong orang lain aktif berpartisipasi dengan menciptakan situasi yang kondusif.
5. Kesetaraan. Rasa saling percaya dan saling menghargai.

Kelebihan komunikasi antar pribadi:
1. Melalui bertatap muka langsung yaitu langsung menerima feedback saat berinteraksi, isi dan pesan dapat tersampaikan dengan baik, dapat mudah membujuk lawan bicara.
2. Melalui media yaitu efektif Karena menghemat waktu dan dapat dilakukan dimana saja.

Kekurangan komunikasi antar pribadi:
1. Melalui bertatap muka langsung yaitu mensyaratkan adanya kedekatan fisik antara pihak yang berkomunikasi, harus mengorbankan waktu yang dimiliki untuk berkomunikasi, terbatas antara dua orang atau beberapa orang saja, bersifat transaksional.
2. Melalui media yaitu biaya yang harus ditanggung ketika berkomunikasi, tidak dapat digunakan untuk mempersuasi seseorang, tidak terbatas untuk kita melakukan komunikasi dengan beberapa orang atau banyak orang

Manfaat komunikasi antar pribadi:
1. Lebih mengenali diri sendiri dan terbuka kepada orang lain.
2. Lebih mengenal lingkungan.
3. Lebih menghargai orang lain.
4. Banyak waktu dapat dimanfaatkan untuk merubah pandangan orang tentang kita.

Hambatan dalam komunikasi antar pribadi yaitu:
1. Perbedaan cara pandang. Setiap orang memiliki cara pandang sendiri-sendiri. hal ini memungkinkan untuk timbulnya berbedaan pendapat terhadap suatu masalah atau pembicaraan. 
2. Perbedaan bahasa. Dengan banyaknya bahasa didunia yang berbeda-beda menyebabkan sulitnya berkomunikasi. Terlebih jika tidak menguasai bahasa-bahasa asing.
3. Gangguan lingkungan. Hal ini dapat terjadi jika kita melakukan komunikasi ditempat ramai seperti mall, pasar, stasiun dan lainnya.

Jika dalam berkomunikasi tidak berjalan dengan lancar maka akan terjadi misskomunikasi antar komunikator, memicu perselisihan, menimbulkan kesalahpahaman, memberikan kesan negatif, dan memicu konflik. Dalam berkomunikasi dengan orang yang lebih tua juga harus disertai etika dan adab-adab berbicara yang sopan agar komunikasi berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.