Etika Komunikasi
Etika Komunikasi
Etika berasal dari bahasa latin ethos yang berarti kebiasaan. Etika komunikasi adalah penyampaian pesan atau berita antara komunikator dan komunikan yang memperhatikan sikap baik dan sikap yang tidak baik yang dilakukan ketika komunikasi. Etika bertujuan untuk menyesuaikan diri dengan lawan bicara dan mampu menghormati lawan bicara kita.
Macam-macam etika:
1. Etika diskriptif. Yaitu berusaha meneropong secara kritis dan rasional mengenai sikap dan perilaku manusia sebagai sesuatu yang bernilai.
2. Etika normatif. Yaitu berusaha menetapkan sikap dan pola perilaku ideal yang seharusnya dimiliki manusia.
Hal-hal yang perlu diperhatikan saat berkomunikasi yaitu:
1. Menggunakan kalimat tidak baku.
2. Berbicara sambil melakukan hal lain.
3. Terlalu basa basi.
4. Berbicara dengan nada kasar.
5. Berbicara dengan nada memerintah.
6. Menggunakan kalimat yang menghakimi.
7. Menaikkan intonasi dan nada suara.
Johanesses dalam Aan Ridwan menyebutkan perspektif etika berkomunikasi, yaitu:
1. Perspektif politik. Seperti nilai demokrasi, keterbukaan, Kebebasan yang disertai tanggung jawab, penghormatan terhadap hak-hak individu.
2. Perspektif sifat manusia. Seperti motif komunikasi, sifat dari cara-cara yang diambil, keadaan yang mengiringi.
3. Perspektif dialogis. Seperti nilai kebersamaan, keterbukaan hati, Kelangsungan, kejujuran, spontanitas, Tidak berpura-pura dan sebagainya.
4. Perspektif situasional. Seperti Peran komunikator kepada khalayak, standar khalayak mengenai Kelogisan dan kelayakan, tujuan dan nilai khalayak.
5. Perspektif religius. Seperti pendekatan normatif kitab suci, pahala dan dosa.
6. Perspektif ultlitarian. Seperti nilai kegunaan, kesenangan, kegembiraan.
7. Perspektif legal. Yaitu hukum yang berlaku.
Dalam berkomunikasi yang menggunakan media sosial alangkah baiknya kita tidak menyingkat suatu kata. Seperti kata assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh yang disingkat menjadi ass.., dengan menyingkat sebuah kata maka dapat menimbulkan perbedaan arti dalam kata tersebut. Ass dalam bahasa Inggris berarti pantat, yang mana kata tersebut tidak sopan jika digunakan dalam berkomunikasi.
Saat etika lawan bicara buruk, maka jangan mudah untuk sersulut emosi atas argumen lawan bicara. Hal ini dapat disikapi dengan bijak dengan menjelaskan dan memberikan bukti tentang apa yang dituduhkan sehingga masalah dapat menemui solusinya.